| |
|
|
| |
| FANINDO Berkunjung ke Panti Asuhan | | Date : Dec 22, 2008 | | Seluruh staff marketing PT Fanindo Cipta Propertindo melakukan kunjungan ke Panti Asuhan "Yayasan Berkat Bangsa" yang terletak di Bengkong Dalam, Bengkong ...detail | | | | CLUSTER FRENSIANA, DEKAT BANDARA INTERNASIONAL | | Date : Dec 9, 2008 | Demi Keamanan dan Kenyamanan, Cluster Frensiana Diminati
PT Fanindo Cipta Propertindo memantapkan strategi bisnis perumahan dengan meluncurkan cluster hunian terbarunya di akhir 2008. Perkembangan tren hunian yang ramah lingkungan, kian menjadi nilai jual tersendiri bagi PT Fanindo Cipta Propertindo dalam mengembangkan sistem cluster hunian. Ditata dengan konsep cluster, perumahan Frensiana yang baru diluncurkan ini sangat mengutamakan keamanan dan kenyamanan bagi penghuninya.
...detail | | |
|
|
| |
|
|
| |
Fanindo bagi-bagi Motor dan Rumah......  ...detail
|
|
| |
|
|
| |
| |
| |
| CLUSTER FRENSIANA, DEKAT BANDARA INTERNASIONAL | | Date : Dec 9, 2008 |  | | Demi Keamanan dan Kenyamanan, Cluster Frensiana Diminati
PT Fanindo Cipta Propertindo memantapkan strategi bisnis perumahan dengan meluncurkan cluster hunian terbarunya di akhir 2008. Perkembangan tren hunian yang ramah lingkungan, kian menjadi nilai jual tersendiri bagi PT Fanindo Cipta Propertindo dalam mengembangkan sistem cluster hunian. Ditata dengan konsep cluster, perumahan Frensiana yang baru diluncurkan ini sangat mengutamakan keamanan dan kenyamanan bagi penghuninya.
Perumahan Frensiana dengan konsep cluster, menempatkan sejumlah rumah pada satu areal dengan satu akses keluar-masuk sehingga jelas faktor keamanan dan kenyamanan bisa diwujudkan. Kompleks perumahan Frensiana dengan pagar bambu mengelilingi sisi kiri cluster tersebut, sementara antara rumah satu dengan lainnya, tetap diberi pagar pembatas setinggi 20 centi meter. Di perumahan Frensiana juga ada taman tempat bermain anak-anak dan tempat santai keluarga.
Selaku pengembang yang telah berpengalaman di Kota Batam ini, PT Fanindo Cipta Propertindo menyadari bahwa bagi keluarga kaum urban kelas menengah atas, banyak yang tidak lagi menginginkan sekadar tinggal dengan rumah seadanya. Bentuk rumah yang bagus dan lingkungan yang mendukung kini jadi satu pilihan penting bagi konsumen perumahan.
Adapun garasi yang disediakan bisa untuk satu kendaraan. Dari segi estetika, setiap tipe rumah dengan pagar mini ini memang jadi lebih indah dan terkesan luas, ini bergantung dari tipe clusternya. Apalagi bila tanaman yang ada di halaman disesuaikan dengan tanaman tetangga sehingga seperti sebuah irama alam yang indah.
Dharma Yudha SH, Marketing Manager PT Fanindo Cipta Propertindo, menuturkan, perumahan Frensiana menggunakan sistem cluster dengan satu akses keluar-masuk, dari segi keamanannya lebih terjamin. "Cluster adalah sistem lingkungan perumahan yang dikembangkan dengan konsep menyediakan hanya satu pintu gerbang saja pada setiap satu wilayah. Dengan sistem cluster, hanya ada satu jalan untuk ke luar masuk lingkungan perumahan tersebut. Tidak ada jalan lainnya," tuturnya.
Dikembangkannya sistem cluster tersebut, menurut Yudha, didasari oleh keinginan akan rasa aman dan nyaman yang merupakan dambaan hidup semua orang, termasuk masyarakat Batam. Hal tersebut lantas jadi tren yang lalu disikapi oleh pengembang PT Fanindo Cipta Propertindo dengan menghadirkan konsep cluster pada proyek ini, ujarnya.
Lebih jauh Yudha menuturkan, untuk tipe ruko lokasinya selalu di bagian depan kawasan perumahan yang dekat pada akses jalan raya utama. Juga dekat dengan fasilitas-fasilitas sosial maupun umum, seperti super market, bandara internasional Hang Nadim, pusat perbelanjaan, sekolah dan sebagainya. Dengan demikian, nilai investasi ruko dengan sistem cluster ini harganya juga akan lebih bersaing," terang Yudha.
Karena faktor eksklusivitasnya, perumahan Frensiana dengan sistem cluster kini telah menjadi "anak emas" dan jadi maskot di kawasan perumahan sekitarnya. PT Fanindo Cipta Propertindo selaku pengembang pun tidak mengijinkan pemukim areal cluster ini merubah penampilan fisik rumahnya, terlebih pada bagian muka.
"Konsumen jika ingin merubah fisik bangunan harus meminta ijin dahulu kepada pengembang. Jika harus merubah bentuk tampilan muka rumah, biasanya tidak dijinkan. Ini demi mempertahankan citra keekslusifan cluster perumahan Frensiana itu sendiri," kata Yudha.
Harga Terjangkau, Mutu Terjaga
Dalam menetapkan harga penjualan, PT Fanindo Cipta Propertindo senantiasa melakukan kajian perbandingan harga rumah, terutama berkaitan dengan harga rumah tipe sederhana. Metode pendekatannya, baik melalui pendekatan harga maupun pendekatan biaya. Melalui pendekatan harga, didapatkan harga satuan unit (Rp/unit dan Rp/m2) dalam bentuk harga sekarang dan harga yang akan datang berbagai tipe rumah sederhana. Harga rumah tersebut baik harga dengan cara pembayaran tunai maupun harga dengan cara pembayaran kredit. Melalui pendekatan biaya, didapatkan biaya pengembangan satuan unit (Rp/unit dan Rp/m2) berbagai tipe rumah sederhana.
Menurut Yudha, sebagai acuan penetapan harga penjualan rumah-rumah di Frensiana, PT Fanindo Cipta Propertindo menggunakan standar harga dan biaya pengembangan rumah sederhana dan tipe ruko, serta perbandingan harga penjualan tipe rumah sederhana proyek-proyek perumahan lainnya di sekitar kawasan tersebut.
“Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa, ternyata harga penjualan tipe rumah sederhana di Frensiana dengan sistem cluster ini jauh lebih bersaing bila dibandingkan dengan proyek-proyek perumahan lainnya. Rumah sederhana tipe 36/72 misalnya, kami jual dengan harga Rp108 juta. Uang muka 20% dan dapat dicicil 15 kali angsuran,” kata Yudha.
Selain itu, tuturnya, dari hasil studi juga diketahui bahwa realisasi harga jual berbagai tipe rumah sederhana di proyek-proyek perumahan lainnya di kawasan yang sama, memang ada yang lebih rendah harga jualnya namun ternyata komplek perumahan tersebut bukanlah kawasan yang menerapkan sistem cluster,” kata Yudha.
Mengingat salah satu keunggulan pola metode dalam menetapkan harga penjualan, tuturnya, di tengah-tengah krisis global PT Fanindo Cipta Propertindo kini tetap mampu menyediakan berbagai tipe rumah sederhana bagi golongan masyarakat berpenghasilan rendah, sehingga keterjangkauan kepemilikan rumah oleh golongan masyarakat ini dapat diakomodir tanpa mengurangi kualitas (mutu) fisik bangunan.
|
|
| |
|
|